Pengertian Subneting



Assalamu’alaikum Wr.Wb



1.Pendahuluan
        Halo teman ,salam sejahtera untuk kita semua.Pada kesempatan kali ini saya akan membagikan informasi mngenai Subneting.Sebenarnya apa si subneting itu? Ya mari kita bahas bersama sama

2.Maksud dan Tujuan
        Maksud dari saya membahas subneting agar kita dapat memahami apa itu subneting

3.Pembahasan

       Subnetting adalah cara membagi satu jaringan menjadi beberapa sub jaringan.Beberapa bit dari bagian Host ID dialokasikan menjadi bit tambahan pada bagian NetID. Cara ini menciptakan sejumlah NetID tambahan dan mengurangi jumlah maksimum host yang ada dalam tiap jaringan tersebut.
Mereduksi Trafik Jaringan.Alasan dasar menggunakan subnetting yaitu untuk mereduksi ukuran broadcast domain. Broadcast secara berkesinambungan dikirim ke semua hoat yang ada di jaringan dan sub jaringan. Saat trafik broadcast mulai mengasumsi begitu banyak bandwidth tersedia, maka administrator perlu mengambil langkah subnetting untuk meredukasi ukuran  broadcast domain tersebut. 

Berikut ini merupakan kegunaan subneting
   * Mengoptimasi Performansi Jaringan
Sebagai hasil dari reduksi jaringan, maka otomatis akan diperoleh performansi
jaringan lebih baik.
   * Memudahkan manajemen
Dengan membagi-bagi jaringan diharapkan akan memudahkan administrator dalam mengatur jaringan terutama untuk keperluan identifikasi.
  * Mengefektifkan jaringan yang dibatasi area geografis yang luas

  Hal pertama yang harus diketahui untuk melakukan subnetting adalah mengingat nilai dari bit-bit Subnet Mask. Nilai ini yang akan dijadikan panduan untuk proses subnetting.
    Berikut ini dua alasan utama melakukan subnetting: 

1. Mengalokasikan IP address yang terbatas supaya lebih efisien. Jika internet terbatas oleh alamat-alamat di kelas A, B, dan C, tiap network akan memliki 254, 65.000, atau 16 juta IP address untuk host devicenya. Walaupun terdapat banyak network dengan jumlah host lebih dari 254, namun hanya sedikit network (kalau tidak mau dibilang ada) yang memiliki host sebanyak 65.000 atau 16 juta. Dan network yang memiliki lebih dari 254 device akan membutuhkan alokasi kelas B dan mungkin akan menghamburkan percuma sekitar 10 ribuan IP address.


2. Alasan kedua adalah, walaupun sebuah organisasi memiliki ribuan host device, mengoperasikan semua device tersebut di dalam network ID yang sama akan memperlambat network. Cara TCP/IP bekerja mengatur agar semua komputer dengan network ID yang sama harus berada di physical network yang sama juga. Physical network memiliki domain broadcast yang sama.


4.Kesimpulan
Dengan kita mengetahui apa itu subneting kita akan mudah dalam mengerjakan sesuatu yang berhubungan dengan subneting.
5.Penutup
Ok terima kasih atas keempatanya dalam mengunjungi blog saya .bila ada kesalahan kata kata dalam penulisan saya mohon maaf.



                            Wassalamu’alaikum Wr.Wb
 




0 Comments:

Posting Komentar